Beranda > Memory of Ukhuwah > Tentang Aku dan Dakwah

Tentang Aku dan Dakwah

Oleh : Risa Wismaliya

Rasa menyesal itu hanya bisa kuterawang dengan sejuta harapan waktu akan kembali, tapi itu Nampak sia-sia. Kenapa tak sedari dulu aku masuk sebuah pintu emas dunia ? Saat orang mendapat hidayah, aku hanya bisa cuek tanpa tau itu apa. Mungkin saat sebagian temanku mengecap manisnya itu, aku disisi lain sedang terpuruk dengan kenistaan dunia.

Tapi….sujud syukur ku panjatkan pada Rabb – ku yang tak tergeser Allah SWT , karena hatiku tersentuh sinar bintang “DAKWAH” . Ini cerita reality antar aku dan dakwah. Meski pelangi datang setelah hujan, tapi rona warnanya mampu memberi ketenangan, meski tak selangkah dengan teman-temanku tapi tak ada kata terlambat untuk mencapai bintang….inilah ceritaku

” BINTANG DAKWAH “

Namaku Risa, aku sekolah di SMANSA beauty ini jujur itu opini orangtua tua ku. Saat itu aku hanya bisa mengikuti tanpa tau dimana aku akan berlabuh.

Oh ia….setaun kebelakang aku duduk di kelas X-9. Kelas yang dekat dengan warung dan mesjid.Saat pertama masuk, jiwaku masih hampa, tak ada strategi tersendiri untuk berorganisasi, atau ya….bisa dibilang “active student” lah, karena factor tetap sama “orang tua”….aku hanya terfokus pada pelajaran dan mulai mengembangkan hobi nulisku. Aku merasa iri dengan orang lainyang ikut ekstra di Sekolah, saat itu aku diam-diam ikut paskibra dan GOC tapi ketauan sama orang tua, sampai ekstra pramuka yang wajib, aku dapat dispensasi dari sekolah, itulah aku yang dulu manja dan terlalu menurut. “Asstagfirullah….”

Terakhir….aku dan beberapa orang dipanggil untuk kumpulan ke Mesjid di samping kelas, disana siswa/i kelas X terpilih berkumpul dengan seorang ikhwan yang duduk di tengahnya bernama A’Henri. Dia kakak kelas XII yang SMP dulu. Awalnya aku tak pernah tau untuk apa dipanggil seperti ini, setelah panjang lebar dijelasin juga tetap aku tak mengerti

***

Diluar itu…. Banyak teman-teman yang berbicara pasca kumpulan itu, samar-samar aku dengar nama H35P4Y (hespay). Ada yang berfikiran negatif ada juga yang memuji. Saat itu aku hanya berfikir “peduli ama!” baik/buruk toh aku gak akan ikutan. Itu pikirku dulu. Dan aku menyesal tlah berfikir seperti itu….

Seiring waktu berjalan, disatu sisi aku hidup tanpa arah, beribadah hanya sekedar ibadah, dan disisi lain mungkin sahabatku lagi merasakan indahnya kebersamaan.

Saat itu aku tengah di lerung nestapa, singkatnya “aku di hipnotis”, tapi sudahlah tak usah diperpanjang, aku dulu hanya berfikir bahwa Allah tidak sayang padaku, tapi sesungguhnya dibalik musibah itu ada sebuah hikmah yang amat besar, karunia yang subhanallah sekali. Saat aku tersadar….bahwa aku berada diperangkap yang salah, saat itulah bintang mulai menampakan diri dari balik awan.

Allah menolongku dari jeritan orang jahat itu, sampai menuntunku pada seorang sahabat “Santiani”, awal aku sebangku dengan dia, melihat dia aktif….melihat dia ceria dan tak jarang aku bertukar fikiran dengannya. Santiani anggota “H35P4Y”, ya ! H35P4Y yang dulu aku cuekkin, H35P4Y yang dulu tidak sama sekali aku toleh, padahal di dalamnya terdapat peta dari Allah, terdapat lautan jihad Allah dan bintang dakwah Allah….

Sekian banyak cerita dan aku menyaksikan organisasi sahabatku dengan irama nuansa islami, aku tersentuh…..aku tertegun….dan aku tertoleh….

Aku ingin…. T_T

Sedikit-sedikit aku tau tentang H35P4Y yang didalamnya terdapat bintang dakwah dalam langit ukuwah islamiyah.

Sampai akhirnya pintu Allah menarik kalbuku untuk masuk dan berjuang di jalan’Nya.

Dimulai aku ikut tarbiyah hari Jum’at, sampai pada saat itu, kembali seorang ikhwan memanggilku dan beberapa orang rekan yang mungkin sama merasa terpanggil oleh’Nya. Saat itu untuk kali kedua a’Henri memanggilku dan menawarkan kembali untuk cita-cita yang sama “menjadi anak yang sholeh”, karunia yang besar ya ALLAH, malam penuh bintang, tapi hanya satu yang terang….yaitu Bintang Dakwah. Aku ikut melangkah dengan perjuangan yang tidak mudah.

Pertama….aku hanya mengenal Santiani dan Lin-Lin di H35P4Y, otomatis aku harus beradaptasi dengan orang-orang dan lingkungannya.

Kedua….Jujur tak jarang aku menangis, merintih kesakitan menahan raa sakit penyakitku, biasanya jika sakit itu terasa aku langsung bilang ke ortu dan berobat, tapi kali TIDAK, aku tahan itu sendiri karena salah satu factor ditidakbolehkannya aku aktif karena aku sakit. Maka aku selalu pura-pura sembuh dihadapan mereka. Sedikit-sedikit aku bilang pada ortu ku bahwa aku ikut ekstra irema untuk menyembuhkan bathin ku pasca di hipnotis. Entah kenapa ortu ku kali ini mengerti dan mengizinkan, mungkin karena melihat efek positif dari aku ikut H35P4Y.

***

APRIL 2008….

Aku masuk lingkup dakwah. Dakwah bah bintangku, jalinan ikhwanul muslimin yang mengikatku dan membuka mataku akan seorang wanita karier dalam islam, seorang anak yang berbakti, seorang sahabat yang setia dan seorang hamba yang beriman. Disana aku ditunjukan jalan-jalan seperti itu sehingga bintang dakwah itu memancarkan cahaya. Dengan apa yang terjadi ku ucapkan syukur pada Yang Maha Ghafur.

Di H35P4Y aku mulai mengenal ikhwah yang lain, aku tau sedikit bahasa arabdan diajarkan adab sebagai wanita of islam. Berbagai kegiatan aku ikuti meski harus merayu orang tuaku.

Kegiatan pertama yaitu mabit pada tanggal 17 Mei 2008. Kali ke dua aku bisa di izinkan menginap di Sekolah. Terlebih mabit (malam bina iman dan taqwa) itu sangat mengajariku akan pentingnya beribadah dan dekat dengan Allah.Lambat laun semakin faham dan semakin bbercahaya bintang dakwah itu. Aku seperti mempunyai keluarga sendiri, teteh irema yang baik dan ramah juga ikhwan yang berwibawa membuatku tertegun dengan dakwah.

Selain rutin hari senin ekstra irema, Ikhwah suka ngaliwet babarengan, diskusi babarengan, canda tawa, duka lara hamper kami rasakan bersama.

Klimaks saat pelantikan irema, kan ke gunung Shang Hyang, disana asma ku kambuh dan ngerepotn semuanya, masih teringat dibenakku, nafasku tercengat bibirku berdarah dan tubuhku kaku.aku….aku takut !!! sempat terfikir itu kali terakhir aku bernafas setelah bermuhasabah. Tapi puji syukur hanya untuk Allah, yang memiliki Qodho dan Qodhar untuk hamba’Nya.

Di plimagama, aku merasa benar-benar punya keluarga baru. Aku tak ingin lepas dari ikatan dakwah dan aku ingin bintang tetap ada, meskipun siang, itu berada di belahan dunia yang lain.

***

Satu hal lagi yang membuat ku bangga, yaitu Murraby dari tarbiyah itu sendiri yang berwibawa dan terkadang saat aku mendengar cerita beliau tentang terkekangnya pergerakan dakwah di SMANSA, beliau tetap sabar dan terus berjuang sampai bintang dakwah bersinar dan di kagumi orang.

Patut berbangga pula melihat alumni yang terbina dengan tarbiyah, mereka terus belajar dan bekerja, apalagi a’Henri yang sampai saat ini masih membimbing kami, he….

Irema tak seperti ekstra yang lain, disini banyak kelebihan yang tidak dimiliki ma yang lainnya. Yaitu rasa kebersamaan, ukuwah nya itu loh yang bikin bangga!!!

Oh ia aku pernah ikut seminar ke Ciamis ma ikhwah yang lain, nyarter mobil, cari mobil, ampe jalan kaki ke terminal yang jau……h banget !!! Da eta tah kang.Budi’k nu bilang “caket-caket” pek the jauh kacida, tapi da euy…rame oge.

Terus banyak lagi kegiatan-kegiatan yang kita jalani bersamo-samo. Upppsz…!!! Lupa, atu lagi,yang jadi kebanggaan di dakwah yaitu orang-orang yang menggerakannya di SMANSA rata-rata mereka seleb di sekolah loh !!kumplit semuanya, yang jago fisika, ada. Yang fasih bahasa arab, b.Inggris apalagi basa sunda ada.he..he… Yang bisa maen bola, ada. Renang ? apalagi. Yang jago kasti ? juga ada.apalagi voli, terus….yang pinter ngapalin Qur’an juga ada, Quro ? Wah banyak. Terus….ketua OSIS, ketua KIR, ketua Silat, ketua GOC, ketua PASKIBRA, pokona perketuan ekstra di SMANSA dari mana coba ? ya dari H35P4Y lah. Eit..!! tapi bukan jabatan yang jadi priyoritas kita, akan tetapi kepercayaan dan strategi adalah modal utama untuk menjadi khalifah dengan jalan dakwah. Bener kan ? Iya kan ? Iya dooonk??!!!

Uh…aku bangga banget loh jadi bagian dari H35P4Y. Saat muhasabah , kita pada ngeluarin air mata karena dosa yang diperbuat, jarang-jarang loh orang intropeksi diri dan nangis karena dosa. Tapi di tarbiyah dikupas semuanya, setidaknya pencucian hati agar kita tersadar dan bertaubat.

Oh ia masalah aku dengan ortu gak terlalu parah sekarang mah. Karena kan pernah aku curhat ma H35P4Y Leader_ekhem….dan solusinya itu aku coba pake, Alhamdulillah ortuku mulai mengerti meskipun rarungsing suka Tanya-tanya but gak ada sesuatu yang indah tanpa perjuangan. Begitu pun dengan hadirnya aku di Irema, Tak sedikit orang yang menghinaku, menggoncangkan kaki ku. Tapi itulah hidup yang penuh ujian bermakna. Pernah juga kita dapat masalah di H35P4Y, misalnya kehilangan uang infaq, terus disuruh nyingkah dari mesjid Sekolah kalo kumpulan sore ma sebagian guru. Komo tak pami tos ngajukeun proposal kegiatan apa saja, meni sok hese nandatangan. Kan acara di Sekolah di dominasi ma anak-anak tarbiyah. Tapi da euy….mun teu kitu mah moal rame.

Hampir lupa !aku di tarbiyah ini mempunyai pandangan yang Subhanallah sekali. Dulu waktu aku ikut ekstra irema di SMP gak se’baik, gak se’hebat, gak se’konsep, dan gak se’ segalanya ma irema di SMA.

Irema di SMA tuh jangan dikata udik loh ! Kita-kita juga gaul meskipun pake jilbab. Contohnya : Kita kalo study tour/rihlah suka ke tempat yang jauh, ke Bandung, Jakarta. Terus semua gunung ma ikhwan di jelajahi, apalagi gunung sawal, asa gunung nyalira.he..he.. Pokona camping, outbond dan segalanya kita lah yang paling hebat.

Waktu ke Salsabila, pan mabit, nah kita disana ada pembinaan tentang konsep diri dan ada outbont nya. Wa..h seru pokona mah. Gak semua orang bisa seperti aku dan kami “dan ini jarang sekali terjadi”.

Apapun rintangannya itu adalah ujian karena sesuatu yang akbar harus dengan perjuangan/jihad yang akbar pula. ALLAHU AKBAR !!!

Inilah ½ tentang aku dan dakwah. Tanpa ridho Allah aku tak mungkin bisa tersadar bahkan menulis rangkaian “sweet memory” ini, Aku mencintai mereka, ya ! karena mereka mencintai ALLAH.

Semoga diantara kita gak ada yang futur. Dan melangkah bersama dengan nuansa islami bermahligai jihad dengan mahkota tarbiyah di nirwana dakwah.

BINTANG DAKWAH

Bintang terang seperti dakwah

Di atas seperti dakwah

Tak pernah bintang berkata bahwa aku indah, tapi semua orang tertegun_yu ! seperti dakwah

Memberi pelita di langit hitam seperti dakwah.

Bintang ada lima sudut :

1. Allah

2. Rasulullah

3. Orang tua

4. Dakwah

5. Ikhwah

Dengan atau tanpa aku, bintang tetap ada sama seperti DAKWAH

ALLLAHU AKBAR !!!

September 2008

  1. ukhzha
    September 30, 2008 pukul 4:18 am

    makasih buwat smua, khususnya h35p4y leader yang udah ngasih kepercayaan ma ana. sebuah cerita yg ya….serba terbatas dg segala kekurangan. tapi memang benar, bahwa ketulusan itu berakhir baik
    buwat ikhgwah yang laen, kalian adalah pemain terindah di sekenario kehidupan ku .!!!

  2. ate lien"Z
    September 30, 2008 pukul 4:39 am

    hmmm………………
    setelah bca cerita itu,hmm… asa rada beuki semangat.yang dulu cuma semangat sekarang beuki rada semangat hehe……….
    cayo!!!!!!!!!

  3. nidfjshsebdsfgb
    Oktober 12, 2008 pukul 8:01 am

    assalamu’alaikum…
    ukhty,ju2r stlah ana bca kisah antum, ana…….BANGGA dan BAHAGIA pnya ikhwah like antum
    subhanaLLOH, jazakiLLAH tlah ikt mwarnai ukhuwah ini…
    let’s we fight 2gether for getting something that ALLOH promised 4 us…
    ALLOOHU AKBAR !!!!!!!!!!!!!!!

  4. sim kuring
    Oktober 14, 2008 pukul 1:28 am

    aduh macana ni nyeri panon…

  5. Chan
    Oktober 14, 2008 pukul 1:39 am

    Makasih…. tuk semuanya bey., mafkan chan jika s’lama ini chan banyak salah ma bey.
    Teruskan perjuanganmu,
    Bukanya ku lepas, tapi ku coba perbaiki. Justru karena kehadiran bey, ku lebih tau makna hidup. Sadarkan ku….

  6. v blue
    Oktober 15, 2008 pukul 3:20 pm

    Salam……….
    Bey, akhirnya rezt bisa baca cerita bey yang subhanallah bgt deh!!
    Saha cing nu ngajarinnya?
    Saha w da lobaa………….he
    Ternyata bintang yang selama ini bersinar di langit telah menjadi bintang yang ada di hati yang bersinar wat qta semua……..
    U are my starwbery………

  7. v blue
    Oktober 15, 2008 pukul 3:22 pm

    Salam……….
    Bey, akhirnya rezt bisa baca cerita bey yang subhanallah bgt deh!!
    Saha cing nu ngajarinnya?
    Saha w da lobaa………….he
    Ternyata bintang yang selama ini bersinar di langit telah menjadi bintang yang ada di hati yang bersinar wat qta semua……..
    U are my strawbery

  8. v blue
    Oktober 15, 2008 pukul 3:24 pm

    Salam……….
    Bey, akhirnya rezt bisa baca cerita bey yang subhanallah bgt deh!!
    Saha cing nu ngajarinnya?
    Saha w da lobaa………….he
    Ternyata bintang yang selama ini bersinar di langit telah menjadi bintang yang ada di hati yang bersinar wat qta semua……..
    U are my strawbery
    Owh yach, thanks wat DORAEMONnya…..!!!!!!

  9. ukh.mew
    Oktober 22, 2008 pukul 2:46 pm

    Assalamu’alaikum wr.wb
    ukh. ana terharu banget baca kisah ukhti. Ternyata kita dipertemukan untuk jihad di jalan dakwah ini. Ana bersyukur punya ikhwah seperti ukhti. Semangat ya?! ALLAHU AKBAR….
    (nanti alis matanya ana rapiin…)

  10. fino
    Oktober 26, 2008 pukul 3:52 pm

    Subhanalloh…!!!Boleh kenal siapa Penulisnya,Boleh Minta e-mailNYa,
    Amal Sholeh hubungi saya!Saya ingin berbincang dengan beliau…

  11. April 29, 2009 pukul 11:29 am

    HUBUNGI AZA NO 085223024292
    JAZAKUMULLOH KHAIR

  12. najmun
    Januari 13, 2011 pukul 12:04 am

    ^_^

    aku makin mengenal sosokmu . .

  13. Maret 26, 2012 pukul 4:22 pm

    Subhanalloh,,,
    Kemana sekarang bintang itu….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: